Awal kemunculan The Beatles..
Pertemuan pertama antara John Lennon dan Paul McCartney terjadi dipesta perayaan terbuka Woolton yg diselenggarakan oleh gereja St. Peter pd tgl 6 Juli 1957 di Liverpool, Inggris. Bandnya John Lennon, bergaya Skiffle, yg bernama The Quarrymen ( John - Gitar, Eric Griffits - Gitar, Colin Harton - Drum, Rod Davis - Banjo, Pete Shotton - Papan Cuci, Len Garry - Bass tarik ) tampil disana saat itu, The Quarrymen memainkan beberapa lagu yg sangat memikat para pengunjung pesta. Paul dan salah seorang kawan karibnya, Ivan Vaughan, mengikuti seluruh pertunjukan itu dengan penuh perhatian dan antusias. Mereka berada tepat disamping panggung. Setelah pertunjukan usai, Vaughan mengajak Paul pergi kebelakang panggung, dan ia diperkenalkan kepada John. Suasana perkenalan yg semula ramah tamah itu tiba - tiba menjadi riuh ketika Paul memainkan kepiawaiannya bermain gitar dan keterampilannya dalam bernyanyi. Saat itu, John bukan hanya terkesan pd karisma penampilan Paul yg menurutnya mirip idolanya, yakni Elvis Presley, juga bakatnya yg besar dalam mengingat lirik - lirik hampir setiap lagu rock terkenal di masa itu. Kelebihan Paul lainnya adalah dalam menyetem gitar, bakat ini jarang dimiliki orang lain. Kemampuan Paul dalam menyetem gitar menjadi daya tarik tersendiri bagi John sekaligus " ancaman" serius. Ini dapat dimengerti karena John sedikit khawatir terhadap bakat besar yg dimiliki Paul. Ia jg merasa bahwa jangan - jangan Paul mengancam kepemimpinannya di group musik yg ia dirikan, The Quarrymen. John berkata " jika saya mengambilnya sebagai personil group, apakah yg terjadi? berarti akan melangkahi saya. Jika saya mengijinkan dia untuk bergabung dengan group musik itu, saya harus mendisiplinkan dia. " akhirnya, pertanyaan itu terus mengambang dibenaknya, apakah tindakannya baik untuk bandnya. Dan pertanyaan itu kelak akan terjawab dikemudian hari. Beberapa minggu setelah pesta itu, Pete Shotton melihat Paul sedang bersepeda dan ia menghampiri dan meminta Paul untuk bergabung dengan group musik itu. Paul menerima tawaran itu, setelah beberapa saat memikirkannya. Setelah itu, Shotton meninggalkan The Quarrymen yg didirikan John Lennon. Keputusan itu diambil setelah ia menyadari bahwa bakat musiknya sudah mentok dan tak mungkin berkembang lg. Baginya, itu adalah kenyataan. Ia bahkan berpikir yg terbaik untuk band itu dimasa datang. Banyak orang memperkirakan bahwa sekiranya Pete Shotton tidak memutuskan untuk meninggalkan group musik The Quarrymen waktu itu, boleh jadi, John dan Paul tidak akan pernah menjadi sahabat yg sangat akrab. Akhir 1957 Paul McCartney mengenalkan George Harrison pd John Lennon dan meyakinkan John tentang kemampuan George Harrison maka bergabunglah George dengan The Quarrymen. Tahun 1958 The Quarrymen berganti nama menjadi Johny and The moondog. Pada tahun 1959 Johny and The moondog kemudian mendapatkan seorang pemain gitar bass permanen yakni Stuart Stucliffe. Sebagaimana George Harrison yg kawan dekat Paul, Stucliffe ikut bergabung karena perkawanan yg erat dengan John. Stucliffe adalah teman dekat John Lennon yg sama - sama berasal dari Liverpool Art College. Sedikit permasalahan yg muncul dari internal adalah pemain drum. Group ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan seorang pemain drum tetap sebelum Pete Best ( anak pemilik Club Cashab dari Liverpool ) disewa.
Munculnya ide cemerlang..
Setelah semua formasi pemainnya berubah, seluruh anggota kelompok ini mulai memikirkan nama baru. Cerita yg terkenal menuturkan bahwa ketika John tengah mencoba menemukan sebuah nama yg memiliki arti ganda, seperti Buddy Holly's The Crickets, ia menemukan kata yg sangat unik : beetle. John kemudian menulis kata tersebut dalam bentuk plesetan, yakni beatle. Tak lama setelah itu, munculah seorang lelaki tak dikenal yg membawa fresh idea dan mengomentari nama yg dibuat oleh John. Ia berkata : " mulai hari ini, kita adalah Beatles dengan huruf A." John Lennon mulai tertarik dengan nama yg unik itu. Namun demikian, mereka tidak serta merta menggunakan nama itu sebagai merk dagang kelompok dagang mereka. Mereka merasa belum cukup waktu untuk menggunakan nama itu. Pada masa itu, nama - nama band lebih menyukai nama yg panjang dan besar. Itulah sebabnya, ketika mereka tampil pertama kali dipublik, mereka menggunakan nama The Silver Beetles, bukan The Beatles. Setahun kemudian, kata Silver dihilangkan, dan nama Beetles resmi dirubah menjadi Beatles. Tahun 1960-an adalah pertunjukan pertama The Beatles diluar negeri ketika Allan Williams, manajer lokal dari beberapa group musik papan bawah, mendaftarkan mereka untuk bermain di Hamburg, Jerman. Antara rentang waktu 1960 - 1962 mereka tampil di publik Jerman sebanyak tiga kali. Boleh dikatakan, tahun - tahun itu merupakan waktu yg sangat berat bagi setiap anggota musik The Beatles, mengingat mereka dipaksa untuk bermain secara terus - menerus, kurang lebih enam jam setiap malam selama tujuh hari dalam seminggu. Bagaimanapun, tampilan mereka yg terus - menerus itu merupakan pengalaman yg sangat berharga bagi kecermerlangan masa depan mereka. " kami menjadi besar di Hamburg, bukan di Liverpool." Ungkap John Lennon suatu ketika.
Ringo Starr memperkuat The Beatles..
Pada tanggal 10 April 1962 berita sedih datang dari Hamburg dan mengatakan bahwa Stu Sutcliffle telah meninggal karena pendarahan otak yg sangat parah. Ia meninggal dalam usia 22 tahun. Pada hari berikutnya, The Beatles kembali ke Jerman dan mengadakan pentas musik selama tujuh minggu di Star Club, Hamburg. Sementara itu, Brian Epstein yg telah mengirimkan banyak kaset demo untuk beberapa perusahaan rekaman yg berbeda diseluruh Inggris Raya, akhirnya mendapat jawaban yg sangat menggembirakan dari George Martin. Good news itu mengatakan bahwa ia sangat tertarik terhadap kaset - kaset tersebut dan menginginkan group band itu membuat rekaman demo di London dan mengenalkannya ke perusahaan Parlophone, yaitu anak perusahaan rekaman EMI pada Mei 1962. Untuk merespons dan menindaklanjuti good news itu, The Beatles segera meninggalkan Hamburg, Jerman, dan kembali ke tanah kelahirannya, Inggris. Mereka pergi ke London dan segera mengadakan beberapa kali uji coba rekaman sebagaimana yg dikatakan George Martin. Melihat hasil uji coba rekaman mereka, George Martin merasa cukup puas dan sangat ingin untuk dapat merekam mereka. Namun, ia memeberi syarat bahwa mereka harus segera mengganti pemain drumnya. Setelah melakukan diskusi panjang, group musik yg sedang naik daun ini memecat Pete Best. Benar bahwa Pete Best sudah menjadi bagian dari kehidupan mereka. Akan tetapi, karena permainan drumnya kurang memuaskan, keputusan yg pahit harus diambil. Dengan demikian, sebelum prosesi rekaman berikutnya dilakukan, langkah yg sangat sulit telah dilakukan The Beatles. Mereka kemudian merekrut Ringo Starr, pemain drum dari group musik Rorry Storm and The Hurricance, salah satu band yg paling terkenal di Liverpool pada masa itu. Pada saat rekaman, mereka kesulitan untuk mengontrol perasaan gugupnya. Rasa gugup itu menjadikan perekaman lagu Love Me Do harus berulang - ulang selama lima belas kali.
John Lennon sang perintis The Beatles yang urakan tapi genius..
John Lennon dilahirkan di Liverpool 9 Oktober 1940. Pada saat itu perang dunia ke II sedang berkecamuk. Ayahnya, Alfred Lennon, jauh berada di laut bekerja sebagai buruh kapal. Dia tidak pernah mengunjunginya hingga sampai lima tahun kemudian. Dan ketika ayahnya tiba - tiba kembali, dia mencoba mengambil John dari ibunya, Julia, lantaran menolak untuk mulai lagi hidup bersama suaminya. Tetapi pada akhirnya, John tinggal bersama bibi dan pamannya, Aunt Mimi dan Uncle George Smith. John tumbuh dewasa bersama mereka di Woolton pinggiran kota Liverpool di Menlove Ave no 251, yg kemudian dikenal dengan sebutan Mendips. Ibunya meninggal di tahun 1958 dalam kecelakaan mobil, tepatnya didepan Mendips ketika John berumur 17 tahun. Bibi Mimi mengurus kehidupan rumah tangganya dengan cukup keras. Di sekolah, John sering merasa bosan dan muak terhadap pelajaran. Dia lebih suka menggambar dan menulis tentang kawan - kawan sekelas dan guru - gurunya. Ketika menginjak usia remaja, John bersifat pemberontak dan sangat kasar serta memiliki latar belakang bersekolah yg tidak karuan. Dia sering bolos atau mangkir dari kelas dan suka mencuri kecil - kecilan. Di tahun 1955, John mengawali group bandnya sendiri The Quarrymen bersama konco lamanya dan si pembuat onar Pete Shotton. John menikahi pacarnya, Cynthia Powel ditahun 1962. Cynthia kemudian hamil dan melahirkan anak laki - laki, Julian, dibulan April 1963. Hidup rumah tangga John dan Cynthia hanya bertahan selama empat tahun. Pada tanggal 20 Maret 1969 John menikah lagi dengan Yoko Ono di Gibraltar. Dari Yoko Ono dia mempunyai anak laki - laki yg diberi nama Sean. John Lennon meninggal ditembak penggemar beratnya pada tanggal 8 Desember 1980 di New York, USA.
Paul McCartney pemain gitar bass kidal yang kreatif..
Nama lengkapnya James Paul McCartney, dilahirkan dirumah sakit umum Wilton Liverpool tanggal 18 Juli 1942, dimana ibunya dulu bekerja sebagai bidan. Adik lelakinya, Michael, yg nama lengkapnya adalah Peter Michael McCartney, yg kemudian dikenal dengan nama Mike McGear, dilahirkan delapan belas bulan kemudian. Keluarganya pindah beberapa kali. Ketika Paul berumur 13 tahun mereka pindah ke Forthlin Road No. 20 di Allerton, tepat diseberang lapangan golf kurang lebih satu mil jaraknya dari tempat dimana John Lennon tinggal bersama bibinya, Aunt Mimi. Ayahnya adalah seorang musisi Jazz yg juga merangkap sebagai pedagang katun. Di siang hari dia berjualan kain katun dan pada malam harinya bekerja sebagai pemain Jazz bersama Jazz bandnya, Jim Mac. Ibunya meninggal disebabkan kangker payudara pada saat kedua bersaudara itu sedang berada jauh di perkemahan pramuka. Watak Paul sangat bertolak belakang dengan John Lennon. Dia adalah siswa yg baik, lembut, sopan dan rajin belajar disekolahnya. Paul memetik bass ketika pemain bass The Beatles, Stu Sutcliffe, meninggalkan group ini pada tahun 1961. Ketika semua anggota The Beatles pindah ke London di tahun 1963, Paul bertemu dengan artis cantik Jane Asher dan kemudian menjadi teman kencannya yg pertama kali.
George Harrison gitaris apik yang serius..
George Harrison, anggota The Beatles termuda, dilahirkan tanggal 25 Februari 1943. Dia merupakan anggota The Beatles satu - satunya yg semasa kecilnya tidak ternodai oleh perceraian atau kematian keluarganya. Dia mempunyai dua saudara laki - laki, Harold Jr dan Peter, serta seorang saudara perempuan, Louise. Ayahnya, Harold, adalah seorang pengemudi bis dan ibunya seorang ibu rumah tangga yg dikenal baik dan disukai oleh anak - anak dilingkungan tetangganya. Ketika kanak - kanak, George bersekolah disekolah dasar Dovedale, satu sekolah dengan John Lennon, tetapi dua kelas dibawah John. Dan dimasa remajanya George kemudian bersekolah di Institut Liverpool, sama dengan Paul McCartney, tetapi satu tingkat dibawahnya. Lagu The Beatles pertama yg ditulis George adalah Don't Bother Me. George menjadi musisi serius yg bekerja keras dengan rajin untuk menyempurnakan permainannya. George hampir absen dalam pertunjukan The Beatles yg paling besar di Amerika ( Ed Sullivan Show ) pada 9 Februari 1964, karena sakit tenggorokan. Dia bertemu dengan peragawati berumur belasan tahun, Patty Boyd pada saat pembuatan film A Hard Day's Night dan mereka menikah pada 21 Januari 1966. Tetapi rumah tangganya berantakan dan bercerai pada 9 Juni 1977. George menikah lagi dengan Olivia Arias pada 2 September 1978. Dari hasil perkawinannya mereka memiliki anak, Dhani. George Harrison meninggal 29 November 2001 akibat kangker.
Ringo Starr penabuh drum yang kocak..
Ringo Starr adalah nama panggilannya. Nama sebenarnya adalah Richard Starkey, dilahirkan disebuah rumah kecil berlantai dua wilayah Dingle Liverpool pada tanggal 7 Juli 1940. Dia merupakan anggota The Beatles tertua, tiga bulan lebih tua dari John Lennon. Ayahnya jg bernama Richard yg semula buruh pelabuhan Liverpool dan kemudian bekerja disebuah toko roti dimana ia bertemu dengan ibunya Ringo, Elsie. Pada waktu inilah Richie mendapat julukan Ringo karena dia senang memakai bermacam - macam cincin dijari - jemarinya dan julukan itu berbunyi seperti nama koboi dan demikian pula tingkah lakunya. Nama terakhirnya Starr maksutnya supaya gebugan drum tunggalnya dianggap sebagai " Start Time ". Film The Beatles pertama awalnya dinamakan Beatlemania akan tetapi kemudian diberi judul A Hard Day's Night karena Ringo mengatakan ungkapan tersebut menjelang malam hari setelah pengarahan panjang ketika membuat film yg sangat melelahkan itu. Ia rela bergadang semalam suntuk hanya untuk menghafal dialog yg bakal diucapkan dalam film itu. Ringo menikah dengan pacarnya, Maureen Cox, yg sudah berhubungan cukup lama, pada tanggal 11 Februari 1965 dan mereka mempunyai tiga anak, Zak, Jason dan Lee.